Cara Transfer LinkAja Ke OVO, 8 Langkah Mudah

Apakah kamu sudah tahu bagaimana cara transfer LinkAja ke OVO? jika belum maka silahkan simak artikel ini sampai tuntas karena kami akan tunjukan cara top up OVO lewat LinkAja serta biayanya.

Advertisement

Seperti biasa kami informasikan, bahwa ini bukan fitur resmi dari LinkAja jadi kemungkinan suatu saat tidak bisa transfer saldo LinkAja ke OVO bisa terjadi.

Jadi apabila kamu coba dan ternyata tidak bisa maka kemungkinan memang sudah ditutup atau diblokir oleh LinkAja untuk bisa transfer ke nomor rekening virtual OVO.

Tranfser saldo dari LinkAja ke aplikasi OVO langkahnya hampir sama dengan saat kita transfer LinkAja ke bank, yang berbeda hanya bank yang digunakan dan nomor rekeningnya.

Cara Transfer LinkAja Ke OVO Hanya 8 Langkah

Untuk bisa top up OVO pakai LinkAja kita akan gunakan bank CIMB Niaga dengan nomor rekening 8099 + nomor HP akun OVO.

Karena setelah kami coba menggunakan bank lain seperti BRI, BNI, Mandiri tidak bisa, terutama untuk BRI meskipun menggunakan BRIVA tetapi ternyata tidak bisa ditransfer dari LinkAja ke BRIVA tersebut.

Untuk lebih jelasnya silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini.

  1. Buka aplikasi LinkAja kemudian pilih menu Kirim Uang.
  2. Pilih Rekening Bank.
    Cara Transfer LinkAja Ke OVO
  3. Tap Pilih Bank Tujuan kemudian pada nama bank pilih CIMB NIAGA.
  4. Pada nomor rekening masukan kode 8099 + NO HP OVO, misalnya 8099081118762933 lalu tap Lanjut.
    LinkAja ke CIMB
  5. Masukan jumlah uang minimal 20.000 lalu tap tombol centang merah.
  6. Periksa kembali apakah no rekening CIMB OVO serta nama pemilik akun sudah benar atau belum, jika benar tap Konfirmasi.
    isi saldo OVO dari LinkAja
  7. Terakhir masukan 6 digit PIN LinkAja.
  8. Tunggu transaksi diproses jika berhasil maka akan ada pemberitahuan dari OVO maupun LinkAja.

Sebagai informasi, batas minimal transfer dari LinkAja ke rekening bank saat ini adalah 10.000, namun bila kamu isi saldo OVO dari LinkAja dengan nominal 10.000 maka akan gagal.

Kenapa? karena sepertinya batas minimal top up OVO dari bank lain adalah 20.000 rupiah, jadi saat kita transfer saldo LinkAja ke CIMB OVO dengan nominal 10.000 tidak bisa.

Hal ini sudah kami coba 3x dan hasilnya tetap sama, ketika jumlah uang yang ditransfer hanya 10 ribu hasilnya gagal.

Tetapi begitu ubah jumlah uang yang dikirim menjadi 20.000 langsung berhasil, dan berikut adalah gambar bukti ketika transfer dari LinkAja ke OVO tidak bisa karena nominalnya 10.000.

Tidak Bisa Top Up OVO Pakai LinkAja

Seperti terlihat pada gambar yang diberi tanda kotak merah, ada 3 kali percobaan kirim saldo LinkAja ke OVO dengan jumlah 10.000 + 6.500 adm gagal, sedangkan yang nominal 26.500 berhasil.

Biaya dan Batas Minimal Transfer LinkAja Ke OVO

Seperti terlihat pada gambar penjelasan sebelumnya, biaya transfer LinkAja ke OVO adalah 6.500 rupiah atau sama seperti saat tarik saldo LinkAja ke bank BCA, CIMB Niaga, Permata atau bank swasta lainnya.

Sedangkan untuk batas minimal adalah 20.000, meskipun pada aplikasi OVO tidak ada keterangan berapa batas minimal top up dari bank lain tetapi setelah mencoba transfer dibawah 20.000 selalu gagal.

Akhirnya kami simpulkan kalau memang batas minimal transfer saldo LinkAja ke aplikasi OVO adalah 20.000 rupiah.

Oleh karena itu apabila kamu coba isi saldo OVO pakai LinkAja gagal terus maka coba ubah nominalnya menjadi 20 ribu jangan kurang dari itu.

Apakah ada biaya lain selain biaya admin saat transfer? dari perhitungan kami tidak ada biaya admin lainnya. Saldo LinkAja berkurang sebesar 26.500 rupiah atau sama dengan 20.000 + 6.500 biaya transfer di LinkAja.

Apakah bisa kirim saldo LinkAja ke OVO tanpa biaya admin? tidak bisa, seperti kita tahu saat ini top up OVO tidak lagi gratis, begitu juga dengan LinkAja yang mana setiap kirim uang ke rekening selain bank BUMN dikenakan biaya 6.500 rupiah.

Apakah akun LinkAja harus upgrade ke full service dulu? ya, itu adalah salah satu syarat wajib sebelum bisa kirim saldo LinkAja ke bank, teman maupun tarik tunai di ATM.

Bila belum upgrade maka tidak akan bisa digunakan untuk transfer saldo kemanapun, jadi hanya bisa digunakan untuk transaksi pembelian dan pembayaran saja.

Misalnya membayar di Tokopedia, membeli pulsa, token listrik, membayar tagihan BPJS dan lain sebagainya.

Apakah OVO harus upgrade agar bisa top up dari LinkAja? tidak perlu, karena hanya berfungsi menerima saldo saja yang wajib itu hanya akun LinkAja.

Kenapa Tidak Bisa Top Up OVO Pakai LinkAja?

Pertama-tama pastikan dulu akun LinkAja sudah upgrade di Grapari atau bisa upgrade online langsung dari aplikasi melalui menu Akun kemudian upload foto e-KTP dan foto wajah.

Hal penting kedua adalah pastikan nominal yang diinput minimal 20 ribu, jangan kurang dan pastikan juga saldo pada LinkAja mencukupi yaitu harus ada minimal jumlah transfer + 6.500 rupiah.

Namun apabila semua syarat sudah terpenuhi tetapi tidak bisa juga maka kemungkinan memang sudah ditutup oleh pihak LinkAja sehingga tidak bisa transfer saldo melalui virtual account CIMB OVO.

Karena seperti sudah disebutkan sebelumnya, ini bukan metode resmi dari LinkAja maupun OVO jadi ada kemungkinan metode ini tidak bisa dipakai lagi.

Oleh karena itu apabila cara ini sudah tidak bisa lagi maka mau tidak mau kamu harus transfer dulu LinkAja ke rekening bank, dan setelah masuk baru top up ke OVO dari bank.

Meskipun resikonya adalah biaya bisa menjadi dobel, namun bila kamu memiliki rekening bank HIMBARA yaitu Mandiri, BRI, BNI, BTN maka tidak perlu khawatir karena dari LinkAja tidak ada biaya transfer.

Kesimpulan

Dari hasil percobaan ini dapat disimpulkan jika cara transfer LinkAja ke OVO adalah melalui menu kirim uang ke rekening bank CIMB NIAGA dengan nomor rekening 8099 diikuti dengan nomor ponsel akun OVO.

Supaya tidak gagal maka batas minimal uang yang dikirim adalah 20.000 dan setiap kali transaksi ada biaya admininstrasi sebesar 6.500 rupiah.

Namun lagi-lagi kami informasikan bahwa tidak ada jaminan cara ini akan bisa berhasil selamanya, karena saat ini para penyedia uang elektronik atau e-wallet sepertinya sudah mulai memperketat aturan transfer.

Sebagai contoh GoPay, yang saat ini semakin sulit untuk bisa transfer ke uang elektronik lain tidak seperti dulu.